× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Tautoto Sebut Tantangan Kembangkan Komoditas Lada Masih Besar

Tautoto Sebut Tantangan Kembangkan Komoditas Lada Masih Besar
Kamis , 23 Agustus 2018 20:54

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebutkan, tantangan dalam pengembangan lada saat ini masih cukup besar. 

Salah satu tantangannya, seperti keadaan harga komoditas lada yang tidak stabil.  Pada 2013-2015 harga lada berkisar Rp120 ribu hingga Rp135 ribu. 

"Saat ini hanya Rp36 ribu hingga Rp37 ribu per kilogramnya. Serta tantangan lainnya kualitas yang masih rendah," ujarnya saat membuka pertemuan koordinasi pengembangan lada, di Hotel Grand Imawan, Kamis (23/8/2018).

Ia menambahkan, tak hanya itu, tantangan lain dalam pengembangan komoditas lada yang lain adalah, produktivitas hanya pada kisaran 35 persen dari potensi produktivitasnya sebesar 2.500 hingga 3.000 Kilogram  per Hektare.
 

Penulis : Azwar Basir

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar