× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Tahun 2017, Dinas Penanaman Modal Sulsel Target Investasi Rp9 Triliun

Tahun 2017, Dinas Penanaman Modal Sulsel Target Investasi Rp9 Triliun
Sabtu , 28 Januari 2017 11:56

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan investasi di tahun 2017 sebesar Rp9 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulsel, AM Yamin mengatakan, target ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Target ini meningkat 7,1 persen, dibandingkan realisasi investasi tahun 2016 yang mencapai Rp8,4 triliun," ujarnya, Sabtu (28/1/2017).

Untuk mencapai target tersebut, AM Yamin mengatakan pihak juga telah menyiapkan langkah-langkah strategi untuk mencapai target tersebut nantinya. 

Salah satunya, dalam mengefisiensikan promosi investasi, pihaknya akan lebih banyak melakukan bisnis gathering point to point. Yakni, dengan langsung berkoneksi dengan pengusaha atau investor potensial.

"Kita mengurangi pameran promosi yang masif dan lebih mengintensifkan pendekatan poin to point," kata dia.

Selain itu, untuk meningkatkan Penanaman Modal Asing (PMA), pihaknya akan menghubungi kedutaan besar dari berbagai negara yang memiliki potensi untuk berinvestasi. Hal ini untuk membantu mengidentifikasi para calon investor yang potensial. 

Meski begitu, ia mengaku pihaknyabtidak memiliki Negara prioritas. Hak ini untuk lebih memperluas peluang yang ada dalam mengimbangi perkembangan global. 

"Untuk Penanaman Modal Asing pada tahun 2016 misalnya, investasi terbesar justru berasal dari gabungan negara," jelasnya.

Selain itu,  pihaknya juga menggunakan jasa Penasehat Senior (Senior Advisor) Bidang Perdagangan dan Investasi, yang berkedudukan di Singapura. Hak ini dilakukan, dengan tujuan untuk membangun jaringan perdagangan dan investasi internasional Sulsel.

"Kita fokus di Singapura, karena pengambilan keputusan lebih banyak di Singapura," kata dia.

Penulis : Al Khoriah Etiek Nugraha

Editor : Chaerul

Komentar