× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Ratusan Laporan Masuk di Baruga Sulsel, Andi Hasdullah: Tertangani dengan Baik

Ratusan Laporan Masuk di Baruga Sulsel, Andi Hasdullah: Tertangani dengan Baik
Selasa , 23 April 2019 19:03

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfi-SP) Provinsi Sulsel, Andi Hasdullah mengatakan, sejak beroperasinya aplikasi aduan Baruga Sulsel jumlah laporan yang masuk sekitar 800 aduan atau sekitar 100 aduan setiap bulan.

Aplikasi ini sudah berjalan kurang lebih enam bulan, dan terlah diupgrade menjadi versi 2.0 untuk lebih meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. 

"Semua laporan atau aduan yang masuk dari masyarakat, ditindak lanjuti dengan baik, cuma ada beberapa aduan yang menyangkut pembangunan fisik, seperti jalan dan jembatan, bangunan sekolah maupun lainnya memerlukan waktu, sehingga direalisasi secara bertahap," jelas Andi Hasdullah, Selasa (23/04/2019).

Ia menjelaskan, perkembangan Baruga Sulsel sebagai media publik ditindaklanjuti dengan baik oleh pemerintah kabupaten dan kota se-Sulsel, sehingga interkoneksi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, sampai ketingkat kecamatan, berjalan maksimal, bahkan saat ini sudah bertambah 400 instansi.

Ia juga menambahkan, pihaknya terus melakukan evaluasi dan pembenahan sistem Baruga Sulsel yang dianggap kurang. Pihaknya juga melakukan sosialisasi untuk versi 2.0 agar semakin dipahami.

"Sosialisasi ke tengah masyarakat terus dilakukan agar mereka semakin paham terhadap Aplikasi Baruga Sulsel, sehingga semua aduan maupun laporan disekitarnya dapat disampaikan, termasuk yang tidak kalah penting integritas para pejabat dalam menindak lajuti setiap aduan," pungkasnya.

Penulis : Yuniastika Datu

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar