× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

NA Harap Masyarakat Terlindungi dari Benih Tidak Tersertifikasi

NA Harap Masyarakat Terlindungi dari Benih Tidak Tersertifikasi
Rabu , 16 Januari 2019 15:22

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA), menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Wilayah Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia di Hotel Sheraton Makassar, Rabu (16/1/2019).

Dalam sambutannya, NA mengatakan, Sulsel merupakan penyangga pangan nasional dan telah lama dikenal sebagai lumbung pangan nasional.

"Sulsel adalah salah satu penyangga pangan nasional dan kita dari dulu dikenal sebagai lumbung pangan," kata Nurdin Abdullah.

Manurutnya, seiring dengan perkembangan teknologi dan hadirnya pungurus penangkar benih ini akan semakin meningkatkan pengelolaan pangan terutama untuk penyediaan benih di masyarakat.

"Harapan kita masyarakat akan mendapatkan benih unggul. Dan terproteksi dari benih-benih yang tidak tersertifikasi dan (tidak) berlabel," sebutnya.

Ia menambahkan, dengan hadirnya berbagai inovasi di bidang teknologi pertanian saat ini. Tidak hanya meningkatkan produksi tetapi umur waktu panen juga dapat diperpendek.

"Sehingga kita bisa menanam dalam setahun hingga tiga kali," ujarnya.

Dengan produksi yang masif maka pilihan untuk melakukan impor jagung, beras dan kedelai beberapa tahun lalu tidak lagi terjadi.

Diharapkan Indonesia ditopang oleh Sulsel dapat mandiri pangan. Upaya pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian harus dipelihara dan diback-up.

"Upaya Menteri Pertanian sejauh inikan sudah bagus, tinggal bagaimana kita pelihara dan back-up," sebutnya

Penulis : Irmawati

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar