× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Kemacetan Dominasi Laporan masyarakat, Diskominfo Sulsel Teruskan ke Dishub

Kemacetan Dominasi Laporan masyarakat, Diskominfo Sulsel Teruskan ke Dishub
Jumat , 9 November 2018 19:49

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sejak diluncurkan pada 18 Oktober 2018 lalu, ratusan laporan telah masuk di layanan Baruga Sulsel.

Koordinator Admin Baruga Pelayanan Masyarakat, Andi Paisal, mengungkapkan, dari ratusan laporan masyarakat telah diterima, kemacetan di Kota Makassar paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

"Banyak warga Makassar menyoal kondisi kemacetan yang tak kunjung terurai," ungkapnya.

Menyikapi laporan tersebut, pihaknya meneruskan laporan warga tersebut ke Dishub Provinsi Sulsel. 

"Meskipun kewenangan di (pemerintah) kota, tetap kami sorong ke Dishub Provinsi, karena dalam arahan Gubernur, membantu Pemkot Makassar mengurai kemacetan masuk tugas 100 hari kerja," kata Paisal.

Berdasakan laporan, kebanyakan mengeluhkan kemacetan, banyaknya parkir liar di bahu jalan, gedung pernikahan tanpa lahan parkir hingga maraknya pak ogah. 

"Rata-rata mengeluhkan parkiran, kemacetan di beberapa titik, termasuk pak ogah, dan parkir di gedung pesta pernikahan," imbuhnya.

Penulis :

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar