× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Disdukcapil Sulsel Libatkan Masyarakat Pada Pendataan Penduduk

Selasa , 1 Agustus 2017 14:57

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdukcapil PPKB) Sulawesi Selatan (Sulsel), Lutfie Natsir mengungkapkan, ada beberapa kendala dalam percepatan perekaman data kependudukan di beberapa wilayah, di Sulsel.

"Ada beberapa daerah yang relatif sulit dijangkau dan kondisi peralatan perekaman banyak yang mengalami kerusakan, sehingga membutuhkan perhatian khusus," ungkapnya, Senin (31/7/2017).

Lutfie menambahkan, untuk menangani masalah tersebut, pihaknya berusaha untuk melibatkan tokoh masyarakat dan aparat pemerintah setempat, agar memobilisasi masyarakat, untuk datang ke tempat perekaman yang telah disediakan.

"Untuk saat ini, daerah yang memerlukan perhatian, yakni, Toraja, Torut, Lutra dan Makassar. Karena, beberapa lokasi yang lumayan sulit dijangkau. Untuk peralatan yang sudah tidak di produksi (sold out), kita usahakan meminjam peralatan di tempat lain," lanjutnya.

Lebih lanjut, Lutfie menambahkan, untuk Kota Makassar, percepatan perekaman data kependudukannya membutuhkan inovasi, dikarenakan jumlah penduduk yang banyak dan pergerakan penduduk yang setiap saat berlangsung.

Penulis : Nur Izzati

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar