× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Dinas Peternakan Sulsel Antisipasi Penyakit Ternak

Dinas Peternakan Sulsel Antisipasi Penyakit Ternak
Selasa , 13 Juni 2017 19:38

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kebutuhan masyarakat terhadap daging terus meningkat, terlebih saat Bulan Ramadan. Untuk itu, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) terus melakukan upaya untuk menjaga kesehatan hewan ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Syamsul Bahri mengatakan, untuk menjaga kesehatan hewan ternak, pihaknya memberikan edukasi kepada para peternak di setiap Kabupaten.

"Kami melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan di setiap kabupaten/ kota. Kita beri informasi agar mereka dapat memberikan pemeliharaan yang baik terhadap hewan ternak," ujarnya, Selasa (13/6/2017).

Syamsul menambahkan, pada tahun 2016, ternak sapi yang paling banyak terjangkit penyakit antraks yakni di Kabupaten Sidrap dan Pinrang. Dia harap, agar ternak yang akan dilalulintaskan, terlebih dahulu dicek kesehatannya.

"Untuk tahun 2017, pendataannya masih dalam proses. Namun, di Kota Makassar, saat Ini belum ditemukan kasusnya. Maka dari itu, kita terus mengupayakan ini agar masyarakat tidak mengonsumsi daging yang sudah terkontaminasi antraks, ataupun bakteri lainnya," ungkap dia.

Selain itu pihaknya juga telah mengimbau untuk seluruh peternak agar rutin memberikan vaksin kepada hewan ternak setiap tahunnya.

Penulis : Nur Izzati

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar