× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Dinas Perkebunan Sulsel Antisipasi Gagal Panen

Dinas Perkebunan Sulsel Antisipasi Gagal Panen
Sabtu , 10 Juni 2017 16:01

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Firdaus Hasan mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi untuk menghindari potensi gagal panen.

"Selain melakukan kegiatan-kegiatan untuk mencegah hal itu, kita juga telah mengimbau kepada petani komoditi untuk memperhatikan frekuensi pemberian pupuk pada tanaman," ujarnya, Sabtu (10/6/2017).

Firdaus menambahkan, pihaknya tengah memberdayakan kelompok- kelompok petani dengan melakukan program yang dapat membantu dalam mencegah terjadinya gagal panen.

"Kita memberdayakan kelompok-kelompok itu, misalnya menggelar kegiatan sekolah lapang pengendalian hama, PBK untuk tanaman kakao, karena di kakao itu kan permasalahannya penyakit hama," jelasnya.

Lebih jauh Firdaus mengaku, ia juga telah memberi saran kepada para petani komuditi untuk bekerja sama dengan pemilik hewan ternak. Menurut dia, pendampingan mengurus tanaman dengan hewan ternak merupakan hal yang sangat baik.

"Kita beri saran, jika petani itu tidak terlalu sibuk di lahan kebun, ada baiknya coba didampingi dengan hewan ternak, karena ini juga ada manfaatnya. Misalnya kotoran sapi yang kembali ke tanah bisa menjadi pupuk, sedangkan pakan ternak, daun yang ada di sekitaran kebun bisa dimakan oleh hewan ternak itu. Hal ini juga salah satu cara untuk menambah pengalaman petani," pungkasnya.

  

Penulis : Nur Izzati

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar