× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

BPBD Sebut Semua Daerah di Sulsel Berpotensi Bencana

BPBD Sebut Semua Daerah di Sulsel Berpotensi Bencana
Rabu , 31 Mei 2017 09:18

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, pada awal 2017 ini telah terjadi beberapa bencana alam di Sulsel. Seperti banjir dan tanah longsor di beberapa daerah seperti Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Sinjai, Wajo dan Bulukumba.

Kepala BPBD Sulsel Samsibar mengatakan, 24 Kabupaten/Kota di Sulsel berpotensi terkena bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan abrasi. 

"14 kabupaten/kota rawan tanah longsor, 16 kabupaten/kota puting beliung, dan 15 kabupaten/kota rawan abrasi. Tapi dari empat bencana tersebut, ada enam kabupaten/kota yang berpotensi terkena semuanya, yaitu Barru, Bone, Bulukumba, Kepulauan Selayar dan Palopo," ujar Syamsibar. 

Ia pun mengungkapkan, tahun 2016 BPBD Sulsel mencatat 85 kejadian banjir, 40 tanah longsor, 32 puting beliung, dan dua kejadian abrasi.  

"Akibat kejadian tersebut dampaknya 25 orang meninggal, dua sakit dan 1.258 mengungsi. Dan kerusakan yang diakibatkan ada 11 fasilitas umum, 3.386 rumah dan 51.645 hektare sawah," ungkapnya. 

Pada tahun itu juga disiapkan dana perbaikan pascabencana dengan merekonstruksi jalan dan jembatan rusak akibat bencana di Sulsel sebesar Rp226 juta. 

"Untuk lima kabupaten lain seperti Takalar, Sinjai, Palopo, Tana Toraja serta Jeneponto masing-masing Rp10 miliar kecuali Jeneponto hanya Rp8 miliar," ucapnya. 

Untuk 2017 ini sendiri, BPBD sudah menyalurkan peralatan dan logistik berupa tenda, mobil rescue, perahu karet, makanan siap saji,  penambah gizi dan perlengkapan lainnya ke lokasi bencana yang terjadi di beberapa daerah di Sulsel. Pihaknya juga menurunkan personil nya di setiap lokasi bencana.

Penulis : Azwar Basir

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar