× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Biro Bina Napza Sulsel Dilebur, Sri Endang: Saya Tidak Khawatir

Biro Bina Napza Sulsel Dilebur, Sri Endang: Saya Tidak Khawatir
Kepala Biro Bina Napza dan HIV/Aids, Sri Endang Sukarsih
Kamis , 8 Desember 2016 14:34

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pangkas memangkas jabatan akan segera dilakukan Pemprov Sulsel. Hal ini meyusul susunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel yang baru. Menyesuaikan dari ketentuan UU Nomor 23 tahun 2014 dan PP Nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

Salah satu perubahan yang terjadi, yakni terpangkasnya 13 Biro Sekretariat Pemprov Sulsel, menjadi sembilan. Biro Bina Napza dan HIV/Aids merupakan salah satu unit kerja yang akan dipangkas.

Sri Endang Sukarsih, telah memimpin Biro Bina Napza dan HIV/Aids selama 5 tahun 2 Bulan. Terhitung sejak September 2011 silam. Meskipun begitu, Sri mengaku tidak khawatir jika Biro yang dipimpinnya itu akan dilebur. Karena menurutnya,  yang terpenting adalah kepedulian semua pihak terhadap darurat narkoba, dan HIV/Aids.

"Sekalipun seperti itu. Kalau saya lihat, semakin  banyak pihak yang peduli dari upaya yang dilakukan dari Biro Napza mendorong kesadaran kolektif semua pihak. Dengan begitu, lembaga umumnya dibentuk bertujuan sebagai pelayan administrasi maupun teknis. Yang paling penting adalah action dari semua pihak. Satu action mendorong sejuta action berikutnya," papar Sri saat disambangi di ruang kerjanya, Kamis (8/12/2016).

Meskipun Biro yang dipimpinnya saat ini akan dilebur. Ia mengatakan masih banyak instansi terkait yang dapat menangani permasalahan narkoba maupun HIV/Aids. Seperti  BNN, Dinas Kesehatan, Sosial, Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Saya yakin sekali. Gerakan bersama akan muncul meskipun tidak ada lembaga yang fokus menangani Napza dan HIV/Aids," tegas Sri.

Soal karir kepegawaiannya, wanita yang aktif dalam organisasi ini mengaku sempat bertanya-tanya terkait posisinya.

"Ada pikiran dimana saya ditempatkan?," kata Sri.

Tetapi pertanyaan dalam diri itu tidak membuatnya pesimis. Ia yakin kinerja dan lama pengabdiannya tidak akan sia-sia. Karena menurutnya, promosi melalui mulut ke mulut lebih efektif,  dibandingkan dari sesuatu yang tertulis.

"Saya selalu yakin dengan promosi dari mulut ke mulut dan mungkin itu lebih mempengaruhi. Yang paling penting orientasi adalah good goverment bagaimana menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih. Tidak ada kekhawatiran saya. Karena saya yakin semua dapat berjalan sesuai dengan harapan," pungkas Sri.

Baginya, karir seorang Pegawai Negeri Sipil juga ditentukan oleh pangkat dan golongan. Dengan pengabdian 30 tahun sebagai PNS, dengan golongan IV C, Eselon II/b, ia yakin akan menjadi pertimbangan dalam penempatannya ke depan. Terlebih jika ada lelang jabatan, dimana seseorang sudah diseleksi sesuai kompetensinya.

"Jadi bagi saya karir sesorang tergantung dari dia memaknai tugas dan tanggung jawabnya," pungkasnya. 

Penulis : Al Khoriah Etiek Nugraha

Editor : Adil Patawai

Komentar