× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Begini Cara Dinas Perkebunan Sulsel Hadapi Masalah Produksi

Begini Cara Dinas Perkebunan Sulsel Hadapi Masalah Produksi
Sabtu , 10 Juni 2017 11:57

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berupaya dalam meningkatkan hasil produksi berbagai komuditi unggulan di wilayah Sulsel.

Namun, terdapat beberapa masalah yang dapat membuat produksi perkebunan menjadi menurun, bahkan hingga menyebabkan gagal panen.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulsel, Firdaus Hasan mengungkapkan, permasalahan yang sedang dihadapi Sulsel saat ini, antara lain belum semua bahan tanaman yang ditanam petani, direkomendasikan oleh pemerintah. Adapula tanaman yang ada di perkebunan sudah tua dan rusak.

"Masih ada petani yang menanam bahan tanaman yang tidak disertifikasi oleh pemerintah, selain itu adanya serangan hama dan penyakit, anomali iklim juga menjadi salah satu permasalahan kita," jelasnya, Sabtu (10/6/2017).

Namun begitu, Fidaus mengaku pihaknya telah menggenjot kegiatan-kegiatan untuk mengantisipasi segala permasalahan yang ada. Termasuk dalam pemberian antuan bibit untuk tanaman komoditi unggulan.

"Itu diberikan kepada kelompok yang memasukkan proposal kepada kami. Namun, untuk tahun 2018 nanti, kita usahakan pengadaan bibit dilakukan secara swakelola, supaya tidak memakan waktu yang lama. Bibit yang akan disediakan pun akan disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing wilayah," ungkapnya.

Khusus untuk komuditi kakao, Hasan menyarankan, agar petani rutin memanen, memangkas dan menjaga sanitasi perkebunan. Ia juga berharap, para petani dapat memperhatikan metode GAP (Good Agricultural Practices), GMP (Good Manufacturing Practices), dan HAACP (Hazard Analisys & Critical Control Points).

"Karena itu semua merupakan standarisasi produk pertanian nasional," pungkasnya.

Penulis : Nur Izzati

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar