× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

Antisipasi Teroris, Pengawasan Pintu Masuk Sulsel Diperketat

Antisipasi Teroris, Pengawasan Pintu Masuk Sulsel Diperketat
Senin , 21 Maret 2016 17:21

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pengurus Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Sulawesi Selatan bekerjasama Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) beberapa waktu lalu menyebutkan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah menjadi salah satu lokasi strategis terorisme untuk menyebarkan paham radikalisme. Khusus di Sulsel, ada lima daerah yang dinilai rawan yakni, kota Makassar, Kabupaten Enrekang, Luwu, Bulukumba dan Kabupaten Bone.

Untuk mengatisipasi hal itu, Kesbangpol Sulsel terus berkoordinasi dengan Kesbangpol Kabupaten Kota serta komunitas Inteligen yang ada di Sulsel.

" Koordinasi akan terus kami dilakukan guna membangun komunikasi berkaitan deteksi dini kondisi Sulsel yang rawan menjadi tempat persinggahan teroris," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan, Asmanto Baso Lewa saat ditemui Rakyatku.com di Hotel Quality, Senin (21/3/2016).

Ia mengatakan, Sejumlah aparat baik TNI maupun Polri hingga saat ini masih melakukan pemantauan. bahkan, pengamanan pintu masuk dan jalur perbatasan pada seluruh daerah di Sulsel semakin diperketat.

"Untuk itu kami harapkan ada koordinasi dari seluruh pihak," ujar Asmanto.

Sejauh ini sejumlah daerah di Sulsel masih dalam suasana kondisif. Didukung adanya Pusat Krisis (Crisist Centre) sebagai pendeteksi dini, kata Asmanto, pihaknya berharap mampu menunjang pencegahan terorisme di Sulsel khususnya pada daerah yang dinilai rawan. 

"Melalui pemetaan terhadap kondisi sejumlah daerah dan adanya langkah-langkah pengamanan, Sejauh ini suasana masih cukup kondusif. intinya, kami akan selalu melakukan pemantauan,"tukas Asmanto. (Al Qoriah Etik Nugraha/Wiwi Amaluddin)

Penulis :

Editor :

Komentar