× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

30% Aset SMA yang Diinventarisasi Masih Bermasalah

30% Aset SMA yang Diinventarisasi Masih Bermasalah
Kepala Biro Pengelolaan Aset Daerah, Ahmad Akil .
Senin , 22 Agustus 2016 15:56

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Biro Pengelolaan Aset Daerah, Ahmad Akil mengatakan, 30 peraen dari aset SMA/SMK daerah yang sudah diinventarisasi masih bermasalah.

"Kalau itu, kita lakukan verifikasi lapangan. Dan kita harus selesaikan sebelum masuk Desember. Sekitar 30 persen dari yang sudah diinventarisir itu bermasalah, masalahnya ada yang tidak punya luasan dan nilai," ujar Ahmad Akil kepada Rakyatku.com, Senin (22/8/2016).

Meski begitu, katanya, penyerahan aset seluruhnya sudah diserahkan, yang mana hal itu sesuai dengan edaran Menteri yang berlaku. 

"Tidak ada lagi aset yang belum diserahkan pada provinsi, termasuk provinsi lain juga begitu, sesuai dengan edaran Menteri. Kami sudah selesaikan untuk Sulsel penyerahannya," katanya. 

Ia menambahkan, saat ini proses penyerahan aset sudah masuk tahap finalisasi serta tahap verifikasinya, yang katanya sementara berjalan dan terus dilakukan verifikasi, dan menunggu anggaran pembiayaan pengurusan selanjutnya yang tidak membutuhkan biaya besar. 

"Untuk pelaksanaan inventarisir di lapangan, kami masih menunggu anggarannya biaya pengrurusan selanjutnya yang membutuhkan biaya besar, dan akan segera melaksanakannya jika menemui kendala," pungkasnya. 

Penulis : Dahrul Mahfud

Editor : Adil Patawai

Komentar