× Badan Pendapatan Daerah Biro Bina Hukum Dan HAM Biro Bina Kesejahteraan Biro Bina Mental Dan Spiritual Biro Bina Napza Dan Hiv-Aids Biro Bina Pembangunan Biro Bina Perekonomian Biro Humas Dan Protokol Biro Kerjasama Biro Organisasi Dan Kepegawaian Biro Pemerintahan Biro Pemerintahan Daerah Biro Pengelolaan Asset Daerah Biro Umum Dan Perlengkapan Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dinas Kehutanan Dinas Kelautan Dan Perikanan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian P Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Tanaman Pangan & Hor Dinas Komunikasi Informatika Statistik & Persandia Dinas Koperasi Dan UMKM Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Dinas Pemuda Dan Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pin Dinas Pendidikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Cipta Karya & Tat Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perindustrian Dinas Perkebunan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman & Pertahanan Dinas Peternakan Dinas Sosial Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Inspektorat Provinsi Kantor Penghubung Provinsi Sulsel Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kepegawaian Daerah Kesatuan Bangsa Dan Politik Ketahanan Pangan Daerah Koordinasi Penyuluh Lintas Kabupaten/Kota Penanggulangan Bencana Daerah Pendidikan Dan Pelatihan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Pengelolaan Keuangan Daerah Perencanaan Pembangunan Daerah Perpustakaan Dan Arsip Daerah Sekretariat DP Korpri Sekretariat DPRD Sekretariat KPID

2016, Biro Kerjasama Sulsel Genjot Pariwisata dan Perikanan

2016, Biro Kerjasama Sulsel Genjot Pariwisata dan Perikanan
Rabu , 13 Juli 2016 13:54

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Biro Kerja Sama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel  akan menggenjot dua program di tahun 2016.

Dua program tersebut di bidang pariwisata dan penangkapan ikan atau andon. Kepala Biro Kerjasama Pemprov Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengungkapkan, kedua program tersebut yang akan menjadi fokus pemerintah.

"Sesuai dengan instruksi pak gubernur tadi, kita diminta untuk memperbaiki nasib nelayan kita. Karena banyak itu kodong nelayan yang ditahan di laut Bali dan NTB. Hanya karena kita tidak ada kerja sama,"  jelas Ashari kepada Rakyatku.com usai briefing tertutup dengan Gubernur Sulsel, Rabu (13/7/2016)

Kerjasama tersebut akan melibatkan beberapa provinsi diantaranya Provinsi Bali, dan Jawa Timur. Adapun dalam waktu dekat ini pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Provinsi Bali akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam hal penangkapan ikan dan pariwisata tersebut.

"Selain penangkapan ikan itu, kita juga akan kerjasama dalam bentuk pariwisata. Jadi Bali itu punya target wisatawan mancanegara tahun 2016-2017 sebanyak 400 ribu wisatawan. Nah itu yang akan kita kerjasama agar mereka mengirim wisatawannya juga ke Sulsel," jelas Ashari. (Ais/Adil)

Penulis : ais

Editor : Adil Patawai

Komentar